Rekor MURI Kedua Ajang Promosi Bagi Kesejahteraan Masyarakat
Wujud Pengembangan Agrobisnis dan Agroindustri

Rekor MURI Kedua Ajang Promosi Bagi Kesejahteraan Masyarakat


TerasKreasi.com
Rekor Muri Kedua Bagi Kabupaten Nunukan

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan bekerjasama dengan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Nunukan telah berhasil masuk dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam kegiatan Penyajian Makanan Olahan Semangka dan Melon di Stadion Sungai Bilal Nunukan, Minggu (25/2).

Upaya pemecahan rekor MURI untuk kategori sajian berbasis buah ini merupakan sebuah peringatan hari gizi nasional sekaligus sebuah motivasi bagi petani buah di Nunukan, dimana semangka dan melon lokal saat ini telah berhasil menembus pasar regional, Nunukan mampu menjual hasil buahnya ke sejumlah wilayah di Kaltara bahkan Sulawesi.

Bupati Nunukan Hajah Asmin Laura Hafid SE.MM mengatakan, kemajuan Nunukan untuk sektor pertanian khususnya buah semangka dan melon menjadi pertanda perputaran ekonomi yang memunculkan harapan bagi kesejahteraan masyarakat.

"Ini mengangkat sektor agribisnis, petani buah menunjukkan sebagai penyedia yang produktif, yang akan menjadi media promosi daerah,"katanya.

Kegiatan tersebut berhasil memecahkan rekor MURI setelah mencatatkan sajian olahan buah semangka dan melon sebanyak 18.528 mangkok, dengan nomor urut rekor MURI Kabupaten Nunukan 8.341. Sajian makanan tersebut menggunakan 7 ton semangka dan 5 ton melon.

Semangka dan melon itu merupakan hasil produksi petani Nunukan di Kecamatan Nunukan Selatan dengan melibatkan 2.355 orang peserta terdiri dari 785 tim. Dengan rincian, 719 tim kategori umum dan 66 tim kategori pelajar. Masing–masing tim berjumlah 3 orang, berasal dari organisasi perangkat daerah, TNI Polri, instansi vertikal, perusahaan BUMN dan BUMD serta satuan pendidikan dan masyarakat.

Sementara itu, Senior Manager MURI, Awan Rahargo menjelaskan, MURI dalam kiprahnya sepanjang 28 tahun sudah lebih dari 8.300 rekor yang dicatat. Dan, Kabupaten Nunukan masuk dengan nomor urut rekor MURI 8.341.

MURI hadir untuk memverifikasi sekaligus menjadi saksi peristiwa pemecahan rekor superlatif MURI yang dibuat putra-putri terbaik bangsa Indonesia, khususnya di Kabupaten Nunukan.

“Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan bekerjasama dengan HKTI Kabupaten Nunukan menyelenggarakan festival olahan buah yaitu semangka dan melon. Dimana, Nunukan sebagai salah satu kabupaten pemasok terbesar melon dan semangka di Provinsi Kalimantan Utara,” ungkap dia.

Karenanya, pada penyelenggaraan penyajian olahan makanan dari semangka dan melon, MURI mencatat jumlah penyajian terbanyak yaitu sebanyak 18.528 mangkok.

“Ini sekaligus memecahkan rekor MURI sebelumnya yang pernah terjadi di Kota Semarang dengan 15.123 mangkok,” ujarnya.

Menurut dia, acara itu merupakan kegiatan spektakuler. MURI memberikan apresiasi program Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten pada peringatan Hari Gizi Nasional tahun ini

"Kita mendorong seluruh elemen masyarakat, mulai saatnya setiap hari makan sayur dan buah. Dimana sayuran dan buah adalah produk makanan yang nilai gizinya baik untuk kesehatan tubuh. Ini juga sekaligus prestasi MURI yang kedua untuk Pemerintah Kabupaten Nunukan,” katanya lagi.

Dikatakan pula, sebelumnya, Pemkab Nunukan menjadi panitia penyelenggara pendukung pelaksanaan pengibaran bendera merah putih di Dermaga Sei Pancang Kecamatan Sebatik Utara pada peringatan Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2017 dan juga merupakan Rekor MURI pertama untuk Kabupaten Nunukan.

"Saat ini kita catatkan lagi sebagai rekor baru yang sekaligus mendukung Kabupaten Nunukan sebagai basis semangka dan melon. Dan ini merupakan Rekor MURI untuk yang kedua kalinya bagi Kabupaten Nunukan,"ujar Awan Raharjo mengakhiri. (*Riady-GZB)

Tag:    kuliner  |  


BERITA TERKAIT

Contoh Iklan

TULIS KOMENTAR

Top