TERMINAL PENUMPANG BARU PELABUHAN TUNON TAKA TELAN DANA 70 M
Kenaikan Tarif Diharapkan Mampu Penuhi Target Pendapatan

TERMINAL PENUMPANG BARU PELABUHAN TUNON TAKA TELAN DANA 70 M


TerasKreasi.com
Manager Operasi PT.Pelindo IV Cab.Nunukan Damsi dan Fasilitas Pelabuhan Tunon Taka saat ini

NUNUKAN - PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero) hampir rampung membangun terminal penumpang baru  di Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Pembangunan terminal ini merupakan pengembangan dari Pelabuhan yang sudah ada sebelumnya. sekaligus sebagai solusi atas terjadinya tumpukan penumpamg domestik dan juga penumpang yang ingin bepergian ke Negara tetangga yakni Tawau Malaysia.

Manager Operasi PT.Pelindo IV Cabang Nunukan, Damsi, menyebutkan untuk pembangunan Terminal Baru ini terbagi menjadi dua tahap. Tahap pertama meliputi membangun terminal multiguna, dan tahap selanjutnya pembangunan jalan dan lahan parkir kendaraan.

Tidak hanya itu, pada fase pembangunan tahap pertama Terminal penumpang baru  ini, Pelindo IV akan membangun lapangan penumpukan, gudang, tank farm, kantor pelabuhan, kantor instansi, dan fasilitas penunjang.lainnya seperti kios-kios, dan tangga eskalator.

"Untuk pembangunan Terminal Penumpang Baru  tahap pertama kita siapkan Rp 70 milliar, Pembangunan tahap pertama ditargetkan selesai dalam waktu dekat ini.  Ujar Damsi, Senin 20 Januari 2020, di kantornya..

Kemudian, untuk pembangunan tahap II, meliputi pembangunan jalan, lahan parkir yang akan menggunakan anggaran sebesar Rp 11 Milliar.

"Kalau selesai keseluruhan pembangunan tahap I dan tahap II. Total dana yang kami keluarkan untuk investasi keseluruhan Rp 81 Milliar, seluruhnya dari anggaran PT.Pelindo IV," ujarnya.

Juga dikatakan, keberadaan terminal ini akan memperkuat konektivitas antarpulau, antar negara sekaligus mendekatkan cita-cita Indonesia menjadi poros maritim dunia.

Juga  diyakini jika  rencana pengoperasian Terminal Penumpang Baru ini akan mendorong pertumbuhan arus barang, dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi serta pengembangan industri perkebunan dan pertambangan di Kabupaten Nunukan.

"Melihat besarnya potensi pengembangan yang ada, kami berharap sinergi dari seluruh stakeholder yang telah berjalan dengan sangat baik ini, dapat terus ditingkatkan," kata dia.

Berdasarkan informasi dihimpun menyebutkan, terminal Penumpang Baru Pelabuhan Tunon Taka ini termasuk pelabuhan yang tergolong megah jika dibandingkan dengan pelabuhan yang ada di daerah lain. .

Dirinya berharap masyarakat setempat dapat mendukung kinerja PT. Pelindo IV Cabang Nunukan selaku pengelolah.

“Jika sebelum pembangunan Terminal Penumpang Baru ini, Pelabuhan Tunon Taka pembangunannya jauh tertinggal jika dibandingkan dengan pelabuhan yang ada di Tawau Malaysia. Namun setelahnya, secara kasak mata saat ini Pelabuhan Tunon Taka lebih megah.

Dia menambahkan, fasilitas pendukung yang ada dalam terminal penumpang ini di antaranya ruang informasi, Musolah, kesehatan, karantina serta dilengkapi dengan mesin x-ray.

"Selain peningkatan terminal penumpang dengan pembangunan bangunan baru, kita juga akan meningkatkan fasilitas pendukung, dan yang paling utama meningkatkan pelayanan baik dari segi keamanan dan juga kenyamanan,” imbuhnya.

Hingga kini pengerjaan pengembangan terminal baru Pelindo IV Cabang Nunukan di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan terus dikebut. Pembanguan pun ditarget rampung pada bulan ini..

Saat ini saja, perluasan lahan taman dan parkir masih terus dikerjakan, sementara terminal baru sudah rampung. Hanya saja belum dioperasikan karena menunggu semua pekerjaan selesai dilakukan. Meski begitu, uji coba sudah dilakukan Pelindo IV Cabang Nunukan.

Terkait rencana Pelindo menaikkan tarif masuk terminal bagi penumpang  yang hendak keluar negeri dari 15.ribu menjadi 40 ribu,  saat ini hingga dua minggu kedepan disosialisasikan kepada para penumpang baik yang datang maupun yang hendak bepergian melalui Pelabuhan Tunon Taka ini.

“Ya, saat ini masih kita sosialisasikan mengenai kenaikan tarif” ujar Damsi.

Apalagi diakui Damsi, pemasukan Pelindo IV Cabang Nunukan tidak sesuai target. Namun, dengan adanya sistem kontrak kios yang ada di lantai dua terminal penumpang ini dan kenaikan tarif masuk, tentu diharapkan bakal mencapai target pemasukan.

Pelindo IV Cabang Nunukan ditarget dapat pemasukan hingga Rp 2,6 miliar per bulan. Namun sejauh ini hanya masuk Rp 1,9 miliar saja. 

“Ya, kios yang ada dilantai dua terminal belum ada investor dari luar. Jadi kita masih fokus pengusaha lokal saja dulu yang sudah mendaftarkan diri, sebenarnya kita berharap ada investor dari luar, ya semoga nanti ada, supaya pelabuhan kita bisa ramai,” harap Damsi mengakhiri. ***** Gzb.

 

Tag:    daerah  |  


BERITA TERKAIT

Contoh Iklan

TULIS KOMENTAR

Top