BAWASLU NUNUKAN LAKUKAN SOSIALISASI PENGAWASAN PARTISIPATIF
Tema Evaluasi Pengawasan Pemilu 2019, Rencana Strategis Pilkada 2020 di Perbatasan

BAWASLU NUNUKAN LAKUKAN SOSIALISASI PENGAWASAN PARTISIPATIF


TerasKreasi.com
Bawaslu Kabupaten Nunukan lakukan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dengan Tema Evaluasi Pengawasan Pemilu 2019, Senin (09/12/19) di Coffee Zone Nunukan.

NUNUKAN – Bawaslu Kabupaten Nunukan lakukan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dengan Tema Evaluasi Pengawasan Pemilu 2019, Rencana Strategis Pilkada 2020 di Perbatasan, Senin (09/12/19) di Coffee Zone Nunukan.

Ketua Bawaslu Kabupaten Nunukan M.Yusran SE mengatakan, penyelenggaraan Pemilu atau Pilkada bukan hanya menjadi tanggungjawab pihak penyelenggara saja, akan tetapi menjadi tanggungjawab seluruh komponen masyarakat.

“Efek Pemilu atau Pilkada tanpa pengawasan  akan menimbulkan hilangnya hak suara, Politik uang, Pemilu tidak sesuai dengan aturan dan timbul gugatan hasil pemilu, Biaya politik mahal, Pemungutan suara ulang, konflik antar pendukung calon, Terjadi manipulasi suara dan lainnya yang masuk kategori pelanggaran,” ungkap Yusran saat menyampaikan hasil pemilu 2019.

Dikatakannya, dibutuhkan peran masyarakat dalam pengawasan agar dapat memberikan informasi awal mencegah pelanggaran, mengawasi atau memantau, masyarakat juga dapat melaporkan ke pihak penyelenggara pengawasan pemilu (Bawaslu).

Seperti diketahui dalam penyelenggaraan Pemilu 2019, Bawaslu Kabupaten Nunukan menerima laporan sebanyak 12 kasus dan satu kasus dilanjutkan ke Pengadilan, selebihnya diselesaikan melalui ajudikasi, namun demikian pelanggaran terbanyak ada pada pemasangan alat peraga kampanye sebanyak 417 pelanggaran.

Yusran juga berharap kegiatan ini bisa memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya membantu mengawasi dalam pelaksanaan Pemilu, mengingat jumlah personil Bawaslu Kabupaten Nunukan terbatas, sehingga peran masyarakat diharapkan dapat mendukung peran Bawaslu dalam melaksanakan tugas pengawasan pemilukada 2020 yang akan datang.

Pengawasan Partisipatif sebagaimana Bawaslu sebagai lembaga yang mempunyai mandat untuk mengawasi proses Pemilu membutuhkan dukungan banyak pihak dalam aktifitas pengawasan..

Dalam hal tersebut maka Pemilu berintegritas merupakan proses menuju demokrasi yang ideal, keterlibatan masyarakat melalui pengawasan partisipatif akan menjadi upaya yang harus dilakukan oleh Bawaslu untuk menggandengkan dan mengajak masyarakat ikut aktif dan berperan bersama-sama dalam pengawasan pemilu maupun pemilukada.

Sementara Anggota Bawaslu Kabupaten Nunukan, Hariadi mengatakan, tujuan umum pengawasan itu sendiri ialah menegakkan integritas, kredibilitas penyelenggara, transfaransi penyelenggaran dan akuntabilitas hasil pemilu serta mewujudkan pemilu yang demokratis dan juga memastikan terselenggaranya pemilu maupun pilkada secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, adil dan berkualitas, serta dilaksanakannya peraturan perundang-undangan mengenai pemilu maupun pilkada secara menyeluruh.

Tugas lain Bawaslu ialah mengidentifikasi dan memetakan potensi kerawanan serta pelanggaran Pemilu, mengkoordinasikan, mensupervisi, membimbing, memantau, dan mengevaluasi Penyelenggara Pemilu, berkoordinasi dengan instansi pemerintah terkait, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan Pemilu.

Bawaslu juga menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Sahabat Bawaslu yang juga ikut berperan dalam mewujudkan pemilu yang jujur dan adil. Piagam penghargaan juga diberikan kepada para partisipasipan sebagai pelapor dugaan pelanggaran Pemilu 2019. 

Pada sosialisasi ini, turut hadir Ketua KPUD Nunukan M.Rahman juga menyampaikan menyampaikan program-program KPUD Nunukan ke depan pasca pemilu.

Menurut Rahman partisipasi pemilih di Kabupaten Nunukan pada pemilu 2019, hanya mencapai 69 persen, hal ini kedepannya menjadi agenda tersendiri bagi KPUD untuk meningkatkan kesadaran masyarakat menggunakan hak pilihnya pada pemilukada 2020 yang akan datang.

Berlanjut ke materi berikutnya, selaku pemateri DR Muhammad Ilham Agang SH,MH yang menyampaikan capaian  Bawaslu Kabupaten Nunukan mengenai penindakan kasus-kasus pelanggaran selama Pemilu tahun 2019 sudah sangat baik dan perlu diapresiasi.

Bahkan dirinya selaku Timsel Penyelenggara Pemilu Kabupaten Nunukan mengingatkan pada penyeleggara Pemilu yang saat ini mengemban tugas di Nunukan, agar mempertahankan prestasi yang sudah dicapai, bahkan kalau perlu lebih ditingkatkan, hingga penyelenggaraan Pemilukada yang akan datang dapat terlaksana sebagaimana mestinya dan berjalan sesuai dengan ketentuan Undang-undang dan peraturan yang menjadi pedoman dalam pelaksanaan pemilu dan pemilukada.

Sosialisasi tersebut dihadiri sahabat Bawaslu, HMI, PMII, IMM, GMKI, Forum Bela Negara, tokoh pemuda, tokoh agama, dan serta jurnalis dari berbagai media. ***** GZB

 

Tag:    daerah  |  


BERITA TERKAIT

Contoh Iklan

TULIS KOMENTAR

Top