Kapolres Nunukan Perintahkan Personel Cegah Karhutla

Kapolres Nunukan Perintahkan Personel Cegah Karhutla


TerasKreasi.com
Kapolsek Nunukan Kota AKP Muhammad Musni, Rela masuk kawasan terpencil demi lakukan sosialisasi Karhutla

NUNUKAN  – Polres Nunukan Kalimantan Utara memberikan perhatian serius terhadap pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya. Kabupaten Nunukan memiliki beberapa lahan perekebunan dan hutan yang rentan terbakar di musim kemarau.

Kapolres AKBP Teguh Triwantoro SIK,MH melalui Kapolsek Nunukan Kota AKP Muhammad Musni  mengatakan, pihaknya mendapat Instruksi dari Kapolda Kaltara, Brigjen Pol Indrajit terkait pencegahan  kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polda Kaltara.

Dikatakannya, pada umumnya penyebab kebakaran biasanya  terkait kebiasaan masyarakat membakar rumput sisa membersihkan lahan.

“Kadang ada petani dan peternak yang karena awam main buang, main bakar," ucapnya. 

Kapolres Nunukan memerintahkan kapolsek yang wilayahnya terdapat gunung dan hutan, serta lahan gambut  untuk aktif melakukan sosialisasi pencegahan kebakaran. Minimal dua kali sebulan kapolsek mengunjungi desa-desa terluar yang rentan terjadi kebakaran hutan. Sosialisasi juga melibatkan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompimcam).

“Jika sudah ada sosialisasi masih terjadi kebakaran, coba koordinasikan dengan Polres atau Polsek terdekat apakah para pelaku pembakaran yang dengan sengaja melakukan atau tanpa sengaja  bisa dipidanakan,” kata AKP Muhammad Musni di hadapan warga RT 12 Kelurahan Selisun Kecamatan Nunukan Selatan.

Jaga kelestarian hutan dan antisipasi bencana asap, terus dilakukan oleh seluruh Polsek yang ada di Polres Nunukan, salah satunya dengan melakukan sosialisasi ke masyarakat.

Kegiatan tersebut gencar dilakukan oleh seluruh Polsek dalam jajaran Polres Nunukan, kesemua lapisan masyarakat di wilayah Hukum Polres Nunukan ini.

Sosialisasi kali ini di RT 12 Kelurahan Selisun di Pimpin langsung oleh Kapolsek Nunukan Kota AKP Muhammad Musni didampingi Bhabinkamtibmas Selisun Bripka Wahyudi Husen dan juga Babinsa Selisun Serda Lilik Purwanto, Lurah Selisun Arief Rachmadi SSTP berserta beberapa stafnya dengan cara mensosialisasikan pencegahan pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta memberikan himbauan tentang larangan untuk tidak membuka hutan atau lahan dengan cara membakar dan ancaman hukumannya.

Kegiatan ini rutin kami lakukan ke semua lapisan masyarakat begitu juga Polsek-Polsek lain yang ada di Jajaran Polres Kabupaten Nunukan, mereka juga melaksanakan hal yang sama, guna memantau dan mecegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan serta memberikan sosialisasi ke masyarakat bahwa karhutla masih menjadi masalah bagi semua kalangan mengingat dampak nya yang merugikan banyak pihak dan menimbulkan penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (Ispa)

"Kita turun langsung menemui warga untuk memberikan sosialisasi karhutla kepada masyarakat  tentang  larangan membakar hutan dan lahan sesuai dengan perundang undangan yang berlaku. Untuk  itu kami menghimbau agar masyarakat tidak membakar lahan dan hutan dengan sembarangan, mari kita jaga keindahan Hutan yang begitu indah dan mari kira rawat dan kita jaga kelestarian bersama," ujar Kapolsek

Adapun kegiatan tersebut dilakukan pada beberapa pekan terakhir, yakni mengajak warga agar peduli dan bijaksana dalam melihat kondisi musim kemarau.

"Giat ini kita bersama-sama mencegah karhutla dengan cara tidak melakukan pembakaran pada lahan dan selalu memperhatikan resiko yang terjadi nantinya" katanya lagi.

Selain itu, Kapolsek  juga mengajak warga agar memperhatikan perbuatan yang sangat simple namun menimbulkan situasi yang berbahaya, seperti membuang putung rokok sembarangan.

"Sebuah pepatah mengatakan, kecil menjadi kawan namun besar menjadi lawan memang sangat tepat, api yang kecil sering kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari, seperti kebiasaan mereka yang sering merokok, namun harus memerhatikan ketika membuang puntungnya untuk, tidak sembarangan membuang, karena apabila membuang di tempat yang mudah terbakar akan menjadi pemicu terjadinya Kebakaran" ungkapnya.

Selain sosialisasi, AKP Muhammad Musni juga siap menerima laporan pengaduan dari masyarakat apabila ada titik Karhutla yang terjadi di lingkungannya, dikarenakan pihak Polres Nunukan, bersama TNI dan Dinas Pemadam Kebakaran selalu sigap menangani Karhutla yang ada di Kabupaten Nunukan.

"Apabila ada masyarakat yang mengetahui adanya Karhutla, agar segera melaporkan ke Polres atau Polsek, Kodim serta Koramil terdekat ataupun Dinas Damkar yang siap membantu memadamkan Karhutla” Ujarnya.

Setelah melakukan sosialisasi, Kapolsek beserta rombongan langsung melakukan peninjauan pengecekan beberapa lokasi yang berpotensi titik api di RT 12, sekaligus mengecek debit air sungai sebagai suplay air terbesar di daerah itu. (*Gzb)

 

Tag:    sekitar-kita  |  


BERITA TERKAIT

Contoh Iklan

TULIS KOMENTAR

Top