ANTISIPASI DBD DINKES BERSAMA PUSKESMAS SEDADAP LAKUKAN FOGGING DI RT 08 SELISUN
Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta Aparat Kelurahan ikut Lakukan Fogging

ANTISIPASI DBD DINKES BERSAMA PUSKESMAS SEDADAP LAKUKAN FOGGING DI RT 08 SELISUN


TerasKreasi.com
Pengasapan / Fogging dan Penyuluhan serta Pembagian Serbuk Abate di Kompleks Perumahan Griya Tepian Pantai Lestari RT 08 RW 02 Kelurahan Selisun

NUNUKAN - Tim Fogging Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Sedadap melakukan penyuluhan, pembagian serbuk Abate serta pengasapan atau fogging di Kompleks Perumahan Griya Tepian Pantai Lestari RT 08 RW 02 Kelurahan Selisun, Kecamatan Nunukan Selatan Kabupaten Nunukan Jumat (13/9/2019).

Fogging ini dilakukan dalam rangka mencegah terjadinya penyebaran penyakit demam berdarah dan sejenisnya. Apalagi, di kompleks perumahan ini, sudah ada 4 (empat) anak yang terkena demam berdarah dan sempat dirawat di RSUD Nunukan pada pekan ini.

Penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) meningkat di musim hujan. Sejumlah antisipasi pun dilakukan, salah satunya dengan fogging.

Aris Suyono Kasi pencegahan dan penanggulangan penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan mengatakan  Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Kesehatan telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi maraknya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di seluruh wilayah. Kabuapten Nunukan khususnya Kecamatan Nunukan Selatan..

"Kami menyebarluaskan informasi ke masyarakat tentang waspada DBD dan pengendaliannya," kata Aris

Selanjutnya dikatakan Dinkes Kabupaten Nunukan tentu akan bekerjasama dengan Puskesmas melakukan fogging di wilayah asal korban yang terjangkit DBD dengan hasil penyelidikan epidemiologi (PE) positif.

Dalam langkah antisipasi itu pihaknya juga melakukan kerja sama lintas sektoral dalam melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Tak mau berlama-lama, Kepala Puskesmas Sedadap Nunukan dr, Rakhmawati begitu mendapat laporan langsung melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait adanya temuan wabah penyakit demam berdarah di RT 08 Kelurahan Selisun, 

"Ya kita sudah koordinasi dengan Dinas Kesehatan, dan disimpulkan agar segera menerjunkan Tim fogging, guna memberantas penyebaran penyakit DBD. Tim akan segera ke lokasi terdampak DBD," tegas dr Rakhmawati.

Sementara itu Ketua Tim Gerak Cepat  dr.Deetje.F.A.L didampingi Eka Maya Sylvia Amd Kep selaku Pemegang Program Kesehatan dan Salma, AMKL selaku Pemegang Program Kesehatan Lingkungan serta Pemegang Program Survailens Nita Muntianika, A.Md.Kep Puskesmas Sedadap mengimbau masyarakat untuk melakukan Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M (menguras, menutup, mendaur ulang) Plus setiap seminggu sekali.

"Menguras dan menyikat tempat-tempat penampungan air, seperti bak mandi/wc, tempayan, penampungan air minum, penampungan air (Profil tank), ember, drum dan lain-lain," tuturnya.

Kemudian untuk membasmi jentik nyamuk di tempat yang sudah dikuras, disarankan agar masyarakat menaburkan abate. Selain itu, masyarakat juga bisa menanam tanaman yang tak disukai nyamuk.seperti serei merah. Juga disarankan agar warga mengurangi atau menghindari kebiasaan menggantung pakaian. Pasalnya, hal itu mampu mengundang nyamuk untuk bersarang.

Pembagian serbuk Abate yang dialnjutkan dengan Pengasapan atau fogging ini dilakukan di 107 rumah warga.. pengasapan ini dilakukan setelah ada laporan Ketua RT dan RSUD Nunukan jika ada anak dari penduduk setempat terkena demam berdarah Berdasarkan hal itu, pihaknya langsung melakukan pembagian serbuk abate sekaligus fogging.

Tim Gerak Cepat juga  menjelaskan, fogging dilakukan di semua rumah yang ada di RT 08 ini. Goalnya adalah agar tidak ada orang yang terkena demam berdarah lagi di kemudian hari.

"Ya kami antisipasi saja. karena musim hujan ini banyak nyamuk demam berdarah Kalau tidak waspada ya bisa menjadi malapetaka," jelas dr.Deetje lagi.

Dirinya juga menyampaikan ke masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan agar tidak menjadi sarang nyamuk - nyamuk berbahaya ini.

Kata dia, pekan depan pihaknya akan melakukan fogging di tempat yang sama jika memang masih ada tanda - tanda nyamuk demam berdarah.

Sementara itu Ketua RT 08 bersama warganya  menyambut baik respon dari Dinkes dan Puskesmas Sedadap yang dengan sigap dan bereaksi cepat mengantisipasi merebaknya penyakit DBD ini. Diharapkan dengan penyuluhan serta pembagian serbuk Abate dan fogging akan mampu memberantas penyakit demam berdarah yang cukup meresahkan warga ini.

Ucapan terimaksih juga disampaikan kepada Bhabinkamtibmas Bripka Wahyudi dan Babinsa Serda Lilik Purwanto, serta aparat Kelurahan Selisun  yang selalu setia berkomunikasi dengan warga RT 08 bahkan ikut terjun langsung melakukan fogging.

“Semoga kebersamaan dan kekompakan ini terjalin untuk selamanya demi kesehatan dan ketenteraman warga masyarakat Kabupaten Nunukan khususnya di RT 08 ini,” pungkas salah seorang warga. *****GZB

 

 

 

 

Tag:    kesehatan  |  


BERITA TERKAIT

Contoh Iklan

TULIS KOMENTAR

Top