PENCURI BATEREI TOWER PEMANCAR DICIDUK POLISI

PENCURI BATEREI TOWER PEMANCAR DICIDUK POLISI


TerasKreasi.com
Unit Reskrim Polres Nunukan bersama Unit Intelkam Polsek KSKP Nunukan Mengamankan Pelaku Pencurian Baterei Tower Pemancar Indosat dan XL

NUNUKAN - Seorang yang diduga pencuri baterai di tower Indosat dan XL berhasil dibekuk Unit Reskrim Polres Nunukan bekerjasama dengan Intelkam Polsek KSKP Nunukan.

Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro SIK, MH melalui Kabag Humas Polres Nunukan, Iptu M.Karyadi menuturkan Pelaku bernama  HAIDIR ALS EDDING ALS MONYEK, laki-laki, 27 tahun, beralamat di jalan Pasar Baru RT 04 Kelurahan Nunukan Timur.

Selanjutnya Karyadi mengatakan Polisi yang mendapat laporan pada 27 Mei 2019 segera melakukan penyelidikan Pada hari itu juga berhasil mendapatkan  informasi terkait keberadaan Barang Bukti berada di tangan seseorang warga Desa Setabu. Koordinasi dilakukan dengan unit Reskrim Polsek Sebatik Barat guna mengamankan sekaligus menyita Barang Bukti berupa 8 unit baterai SBS 170F tower (2 bank) seharga Rp 64.000.000.

Dari keterangan warga yang menguasai barang bukti dimaksud diperoleh informasi, dugaan kuat mengarah kepada seseorang pelaku an. HAIDIR ALS EDDING ALS MONYEK yg merupakan pekerja lepas sub kontraktor provider INDOSAT yang bekerja untuk pengawasan tower.

Yang bersangkutan  diyakini memiliki akses masuk ke tower. Keterangan tersebut diperkuat dengan Keterangan saksi yang menguasai BB setelah kami tunjukkan foto terduga pelaku curat. (Sebelumnya pada bulan Februari lalu terduga pelaku pernah juga diamankan dalam perkara 372 sepeda motor, sehingga memudahkan untuk mengidentifikasi pelaku).

Pencarian dan pengejaran terhadap terduga pelaku pun dilaksanakan, hingga pada hari Rabu 29 Mei 2019 terduga pelaku berhasil diamankan.

Dari pengakuan awal pelaku baterei Tower pemancar INDOSAT dan XL, dia ambil di jalan Prambanan RT 04 Desa Setabu Kecamatan Sebatik Barat pada hari Rabu 22 Mei 2019  sekitar pukul. 10.00 wita. Namun baterei tersebut oleh pihak Indosat dan XL baru diketahui hilang pada 27 Mei 2019, sekaligus melaporkannya pada pihak kepolisian.

Yang bersangkutan mencuri baterai dimaksud dengan cara membuka pintu rektil (perangkat) yang tidak terkunci, kemudian melepas bateray dengan meggunakan potongan besi pipih yg ada di TKP, lalu membawa kabur baterei dengan menggunakan sepeda motor.

"Pelaku paham seluk beluk baterai tersebut karena Haidir sebelumnya pernah menjadi Sub kontraktor Provider Indosat yang memasang baterai tersebut," lanjutnya.

selanjutnya dilaksanakan pengembangan, selain  mencuri baterei tower Indosat dan XL di Setabu, pelaku juga melakukan pencurian terhadap baterai tower Telkomsel di jalan Simpang Kadir arah Poltek sekitar bulan Maret 2019 lalu. Meski demikian BB milik Telkomsel ini sudah dijual oleh pelaku kepada seseorang yang hingga saat ini masih dalam pencarian dan pengembangan.

Pelaku dan barang bukti berupa 8 unit bateray SBS 170F tower (2 bank) dan 1 unit sepeda motor Satria FU KT 3818 SC diserahkan ke Unit Reskrim Polsek Sebatik Barat guna kepentingan penyidikan.

“Yang bersangkutan sudah ditahan di Polsek Sebatik Barat guna menjalani proses hukum berikut barang buktinya,” pungkas Karyadi. ***Gzb

 

 

 

 

 

Tag:    hukum  |  


BERITA TERKAIT

Contoh Iklan

TULIS KOMENTAR

Top