Kopi Manis, Kapolres Nunukan

Kopi Manis, Kapolres Nunukan


TerasKreasi.com
Kapolres Nunukan AKBP Teguh Triwantoro, SIK,MH, saat bersilatuhrahmi dengan wartawan di Mapolres Nunukan

NUNUKAN - Kapolres Teguh Triwantoro, S.IK, MH sengaja mengundang para awak Media yang ada di Kabupaten Nunukan guna melakukan silatuhrahmi dengannya mengingat dirinya baru beberapa hari lalu serah terima jabatan sebagai Kapolres Nunukan menggantikan AKBP Jepri Juniardi SIK.

Suasana keakraban antara Kapolres dengan para kuli tinta yg ada di Nunukan tercipta mana kala Teguh begitu sapaannya menceritakan pengalamannya selama bertugas sebagai anggota kepolisian.

Meski baru pertama kali menjabat sebagai Kapolres, namun tekadnya untuk memberantas penyalagunaan Narkoba sampai ke akar-akarnya akan dibuktikannya di Nunukan yang merupakan daerah perbatasan dengan Negara tetangga Malaysia.

“Kita akan perangi peredaran Narkoba, dan tidak ada toleransi bagi mereka yang ditangkap polisi. Kita akan gulung sampai akar-akarnya,” tegasnya.

Mengingat peredaran dan pengguna narkoba di kabupaten Nunukan lumayan besar maka kami melakukan langkah langkah yang nantinya akan mencegah beredarnya dan pengguna narkoba itu sendiri.

“Untuk mengantisipasi tersebut kami melakukan langkah Preventif dan Represif, di dua langkah ini akan di maksimalkan sehingga akan berdampak baik kepada masyarakat”, jelas Mantan Satgas Jihandak ini.

Orang nomer satu di jajaran Polres Nunukan ini memaparkan tentang Represif yang mana hal itu merupakan tugas Satreskoba untuk mengembangkan penyelidikan agar supaya jaringan Narkoba di Kabupaten Nunukan bisa terungkap dan tertangkap.

Sedangkan langkah Preventif, kita akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, karena narkoba merupakan perusak generasi bangsa.

Teguh menambahkan bahwa pengungkapan kasus Narkoba di Kabupaten Nunukan di masa Kapolres lama (Jepri Juniardi) mencapai 70 kg ini merupakan prestasi yang akan teruskan. Dan  semoga masyarakat bisa proaktif memberikan dukungan dan informasinya, karena kami tidak toleransi kepada Narkoba.

“Kami sangat berharap bisa mengungkap yang lebih besar, karena kalau kami bisa mengungkap yang lebih besar tentunya bisa menyelamatkan masyarakat lebih banyak lagi”,

Kabupaten Nunukan yang marak peredaran dan pengguna Narkoba, maka kami juga akan fokuskan personil mengingat jalur tikus di Kabupaten Nunukan sangat banyak.

Mantan Komandan Satgas Jihandak Polda Jawa Tengah ini menyatakan tetap berkomitmen untuk menekan angka peredaran narkotika di wilayah hokum Polres Nunukan.

“Ini komitmen saya selama menjadi Kapolres, dan perintah saya terhadap Kasat Narkoba, zero toleransi untuk narkoba,” tegas ayah dua orang anak ini.

Ia menuturkan Narkoba adalah musuh bersama dan harus diperangi bersama, sehingga ruang gerak dan peluangnya bisa tertutup rapat.

“Kami akan melakukan penindakan terus terhadap narkoba ini sampai habis,” ucapnya


Hal itu dikatakan AKBP Teguh, sapaan akrab mantan ketua tim eksekutor yang menembak mati para bandar raksasa narkotika semasa bertugas di Polda Jawa Tengah ini, demi menunjang kesuksesan kinerja yang searah dengan Visi Misinya.

Visi misi Teguh itu, tertuang dalam program “Kopi Manis” yang berarti Kumpul Bareng Polisi Bersama Masyarakat Beragam Etnies dengan target untuk memberikan pelayanan Kamtibmas, Peningkatan sinergitas Polisi, masyarakat, media dan juga instansi lainnya, serta keterbukaan Informasi yang transparan.

Meski demikian, misi tersebut seakan tidak searah dengan hobi mantan Komandan Detasemen Brimob Polda Jawa Tengah ini yang suka pada Olahraga Ekstrim seperti seni bela diri Krav Maga, MMA dan Sejenisnya.

“Kopi Manis” menjadi ramuan tepat dalam mengawali tugas keprajuritan di perbatasan Negara yang dihuni multi etnies ini. Wajah saya memang medeni (menyeramkan) tapi hati saya Hello Kitty,”ucapnya mengakhiri.   *GAZALBA

 

Tag:    hukum  |  


BERITA TERKAIT

Contoh Iklan

TULIS KOMENTAR

Top